Showing posts with label Tutorial/Tips. Show all posts
Showing posts with label Tutorial/Tips. Show all posts

12/10/2019

Review Game Battle Royale : Pubg Mobile ,Game Bukan Plagiat Bosqu!!!



Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG) Mulai merilis gamenya tahun lalu. Game itu terjual jutaan bahkan sebelum meninggalkan Akses Awal di Steam, dan memulai Battle royale yang sangat seru sekarang. Sekarang Game Battle Royale ini ada di ponsel.

Di PUBG Anda bermain sebagai tentara bayaran yang memakai parasut untuk turun ke arena tempur, bersama dengan 99 pemain lain, ke sebuah pulau. Begitu mereka mendarat, pemain mengais-ngais senjata, amunisi, baju besi, dan perlengkapan lainnya di dalam arena tersebut secara berutal dalam pertandingan kematian. Peta game mulai besar, tetapi dengan cepat menyusut ketika angin ribut listrik di sekitar pulau itu runtuh ke lingkaran yang semakin kecil (Mode aman), memaksa pemain gotong royong ketika permainan berlangsung.
Ini ialah konsep sederhana dengan banyak ruang untuk kerumitan. Anda mendarat di sebuah pulau dengan 99 ++ orang lain dan hanya tinju yang anda miliki . Tugas anda Cari senjata sebanyak-banyakny dan sebagus-bagusnya tetapi harus  tetap di lingkaran. Yang terakhir berdiri(hidup) menang. Apakah itu layak untuk dimainkan? Itulah keseruan yang  kami inginkan dalam bermain  PUBG Mobile ini.

Fitur


Versi Mobile PUBG memiliki hampir semua fitur dari mitra PC-nya, dengan beberapa pengecualian. Permainan ini hanya menyampaikan peta asli PUBG, Erangel - pulau Eropa 8km x 8km yang ditinggalkan dan samar-samar. Semuanya dari versi PC dari peta ini - dari pangkalan militer yang ditinggalkan sampai pembangkit listrik tenaga nuklir yang terbakar - telah berhasil mencapai versi Mobile dari game tersebut.

Versi mobile PUBG memiliki hampir semua fitur dari mitra PC-nya
.

Semua senjata, peralatan, dan kendaraan yang tersedia ketika PUBG pertama kali keluar dari Akses Awal juga ada di sini. Senjata-senjata itu ditambahkan alasannya yaitu tidak ada, menyerupai peta kedua permainan, Miramar.

Game ini benar-benar gratis. Anda mampu masuk dengan register atau dengan Facebook untuk bermain. Gameplay dan imbalan login harian akan menerima pengalaman akun Anda dan poin pertempuran, yang mampu dihabiskan untuk peti yang berisi sepotong pakaian acak untuk karakter Anda. Tidak menyerupai di versi PC, Anda tidak memulai dengan pakaian apa pun yang tersedia, tetapi menerima setidaknya sepasang celana tidak membutuhkan waktu terlalu lama.

Mendapatkan peti cukup cepat.


Pertarungan ini bekerja cukup cepat ketika antrean dalam skuad, duo, atau mode solo, meskipun banyak opsi dari versi PC tidak ada. Membuat pertandingan khusus pribadi sepertinya belum memungkinkan.
Saya tidak pernah harus menunggu lama untuk pertarungan dengan skuad, meskipun problem koneksi cukup umum. Setiap tim yang saya mainkan memiliki setidaknya satu pemain terputus di awal permainan. Saya tidak pernah mengalami problem koneksi ketika saya bermain, tetapi setidaknya satu tim tidak responsif di sebagian besar game.

Game ini memiliki obrolan suara terpasang, yang berfungsi, meskipun rasanya menyerupai kebanyakan pemain hanya memakai speaker ponsel mereka untuk mikrofon. Jika mikrofon berada di belahan bawah ponsel, menyerupai biasa, mikrofon mampu menjadikan kebisingan embel-embel yang cukup mengganggu ketika telapak tangan pemain menempel di atasnya.

Untuk menjadi jelas: kontrol di PUBG Mobile tidak sebaik atau seakurat versi PC. Duh.


Game ini memakai joystick virtual untuk gerakan pemain dan kontrol kamera, dan tombol besar dengan peluru di sebelah kanan akan menembakkan senjatamu. Ini sedikit kikuk pada awalnya, tetapi gotong royong terasa sangat cair setelah beberapa pertandingan.

Sentuhan kecil menyerupai pikap barang otomatis meningkatkan pemutaran banyak.

Bahkan dengan opsi-opsi itu, game masih terasa sedikit canggung. Kecanggungan itu benar-benar berdampak pada jenis strategi dan permainan yang efektif. Dalam versi PC, penembak jitu mampu sangat dominan. Erangel ialah peta terbuka yang cukup lebar, ada bentangan panjang dataran yang relatif datar dengan bukit-bukit. Menemukan sudut pandang yang baik untuk menyingkirkan orang-orang tidaklah sulit. Ketepatan mouse dan keyboard membuat ini lebih mudah.
Perkelahian di PUBG Mobile lebih berorientasi pada pertunangan jarak menengah dan jarak dekat. Sulit untuk memukul orang-orang dengan sangat konsisten pada jarak tertentu di game ini. Itu bahkan lebih sulit ketika menghitung penurunan peluru. Senjata otomatis, serta senapan, dengan retikel yang lebih luas, tampak sangat besar lengan berkuasa di sini.

Mengemudi dan menembak ialah strategi yang lebih layak di permainan


Kendaraan sering memainkan kiprah tempur yang lebih besar juga. Dalam versi PC PUBG, kendaraan menjadi kewajiban alasannya yaitu peta menjadi lebih kecil - mereka besar, keras, dan sulit untuk dilewatkan. Di PUBG Mobile, mereka gotong royong sangat simpel untuk dilewatkan. Target yang bergerak cepat menyerupai jeep, terutama dengan seseorang di bangku penumpang dengan pistol, mampu dengan mudah 
mengendarai lingkaran dan mengambil orang, bahkan di dekat tamat permainan.

Kinerja


Apa yang membuat PUBG game yang cukup tampan di PC kurang lebih hilang dalam versi Mobile. Pencahayaan dan imbas partikel yang benar-benar menjual tampilan permainan semuanya telah banyak dilucuti, dan mungkin alasannya yaitu alasan yang bagus. Elemen-elemen semacam itu mampu sangat menuntut untuk perangkat keras. Hasilnya ialah rekreasi yang tampak sangat hambar. Medan, karakter, dan senjata semuanya terlihat kurang lebih sama dengan versi PC, hanya dengan tekstur yang lebih rendah dan lebih rendah resolusi.

Permainan berjalan cukup stabil di HP LG G6,Samsung S dan oppo, tetapi itu pasti memiliki belahan yang adil dari cegukan. Saya tidak akan merekomendasikan bermain pada sesuatu yang jauh lebih amis tanah dari itu. Saya mencoba memuat game pada opsi iOS minimumnya, iPhone 5s, dan macet sebelum memuat hidangan utama setiap saat. Saya membayangkan ponsel Android dengan usia yang sama akan mengalami kesulitan yang sama.

Gameplay reguler berjalan baik sebagian besar waktu. Hampir selalu ada penurunan frekuensi gambar serius ketika terjun payung ke pulau, tetapi itu tidak benar-benar mengejutkan. Itu dibersihkan segera setelah saya mendarat, ketika permainan tidak lagi harus membuat seluruh pulau.
Audio cukup mengerikan. Dalam sebagian besar versi PUBG, mendengar arah dan volume suara menyerupai tembakan dan langkah kaki sangat penting untuk mempelajari lokasi musuh. Jauh lebih sulit untuk memberi tahu info ini di versi seluler. Langkah-langkah kaki sangat keras dan semuanya terdengar sama bagiku. Terlepas dari di mana mereka berada, begitu seseorang berada dalam jarak 15 atau 20 kaki dari saya, semuanya terdengar sama. Itu semua terdengar buruk juga.

Kesimpulan

Anda tidak perlu menghitung untuk pergi jauh di PUBG Mobile. Bagian dari itu ialah alasannya yaitu dimasukkannya bot pada tingkat awal, yang memungkinkan Anda terbiasa dengan kontrol permainan tanpa benar-benar terkena kesulitan yang biasanya agak menghukum. Bahkan kemudian, kontrol yang tidak akurat dari game ini membuat pengalaman yang lebih longgar dan kurang tegang. Saya pikir itu memalukan.

Apa yang benar-benar membuat PUBG andal di PC ialah ketegangan alasannya yaitu harus secara metodis membuatnya di tengah-tengah peta ketika Anda berganti-ganti antara kucing dan tikus, tidak pernah tahu di mana musuh berikutnya akan muncul. Ini ialah pengalaman yang sangat berbeda dari kebanyakan game, dan banyak yang tidak ada di PUBG Mobile.

PUBG Mobile menyenangkan, tetapi tidak terlalu tegang.

PUBG Mobile memang menyenangkan, tetapi tidak seberat unit PC-nya. Taruhannya terasa lebih rendah, dan kehilangan banyak hal yang membuat versi PC dari game begitu istimewa - Pada dasarnya, ini terasa sedikit hampa.
PUBG telah menerima banyak pembaruan dan peningkatan sejak diluncurkan. PUBG Mobile mungkin akan menerima perlakuan yang serupa; Peta Miramar telah sampai ke versi bahasa Mandarin. Permainan tidak diragukan lagi akan membaik dan mungkin suatu hari menyampaikan ketegangan yang sama dengan versi PC.



Sumber https://joeyxtei.blogspot.com

Review Game Moba : Mobile Legends : Bang Bang !!! Moba Kok....




Zaman sekarang siapa sih yang gak main game? orang yang pernah main game moba pasti Kalian pernah dengar game Mobile Legends, Mobile Legend yakni salah satu game MOBA (Massive Online Battle Arena), Dulu game ini sering dihina (moba kok analog?,moba kok k*n*ol?,moba kok plagiat,moba kok bocah bgst yang main) itu lah aneka macam hinaan yang sering di katakan :V, Namun kali ini saya akan membahas game Moba android yang sangat popular dan hampir dimainkan semua orang. Yaitu Mobile Legend.


Game ini sangat terkenal dan diminati aneka macam kalangan, mulai dari anak – anak, remaja, sampai dewasa, game ini sangat diminati terutama di Asia. Sebanyak 50 juta akun diketahui telah mengunduh game ini di Google Play Store maupun Apple App Store. Game ini yakni game yang hanya dimainkan dismartphone, tetapi mampu juga di PC/Komputer dengan cara menginstal aplikasi Noox untuk android atau software lain yang mampu menjalankan os android tersebut.


Game ini dimainkan secara berteam dengan gameplay 5 vs 5. Kedua tim berjuang untuk mencapai dan menghancurkan tower musuh sambil mempertahankan tower mereka sendiri, jalur di game ini dibagi menjadi tiga “jalur” yang dikenal sebagai “top”, “middle” dan “bottom”, yang disetiap jalur terdapat 3 tower dengan total tower 10 beserta tower utama. Satu tim memiliki lima pemain yang masing-masing mengendalikan avatar, yang dikenal sebagai “hero”, dari perangkat mereka sendiri. Karakter terkontrol komputer yang lebih lemah, yang disebut “minions”, yang keluar dari tower utama untuk menyerang jagoan musuh dan tower musuh .Game moba ini diterbitkan dan dikembangkan oleh Moonton.


Pada game ini terdapat aneka macam macam hero, Setiap Hero dibedakan menjadi 6 jenis (role) antara lain, dalam jenis

1.Tank
Role / Jenis Tank biasanya digunakan untuk melindungi team dan sebagai penjaga team biar tetap hidup. Role ini biasanya rela mati demi melindungi teamnya .  role ini juga harus ada dalam setiap team karna akan sangat berguna jikalau terjadi war.

2.fighter
Role / Jenis fighter biasanya digunakan untuk attack lawan/musuh . role ini juga harus ada di dalam team jikalau tidak team akan mengalami kesusahan dan hasilnya kalah.

3.Assasin
Role / Jenis Assasin biasanya digunakan untuk mengincar lawan yang hp/darahnya rendah. Role ini mampu ada atau tidak di team karna role ini biasanya nafsu dan tidak mementingkan teamnya.

4.Mage
Role / Jenis Mage biasanya digunakan untuk menangkap musuh yang hpnya tinggi dikala war .  role ini hamper sangat di takuti dikala war karna demage yang di berikan hamper menyamai demgae mm dan fighter,tetapi jikalau user role ini tidak mampu mengendalikannya dengan benar role ini akan menjadi tidak berguna sama sekali

5. Marksman
Role / Jenis Marksman biasanya sangat bermanfaat di game ini karna demage yang sangat sakit + speed up + + pokoknya kalua mau kill banyak silahkan pakai role ini tapi inget keseimbangan dalam bermain.

Pada game Mobile Legend ini terdapat aneka macam macam mode permainan yaitu ada mode classic, ranked, brawl, vs a.i, dan custom. Khusus untuk mode ranked terdapat divisi untuk membedakannya. Dimulai dari divisi yang terendah yaitu Warrior, kemudian Elite, Master, Grandmaster, Epic, Legend, dan yang tertinggi yaitu Mythic

Kenapa game Mobile Legend diminati banyak kalangan?
Nah mungkin kalian semua tau alasannya

Fakta populernya Game Mobile Legend

1. Easy To Play
Game ini sangat praktis dimainkan, sesudah kalian install game mobile legend dan membuka game tersebut maka pertama kali kalian akan di ajari cara bermain yang benar, silahkan kalian mulai dengan tutorialnya mirip menembak, menggunakan skill dan kontrol berjalan selesaikan tutorialnya. Selamat mencoba

2. Banyak diminati
Kenapa tidak, game ini sangat banyak diminati oleh pecinta gammer, sebab yakni game ini yakni game yang sangat bagus apalagi mampu dimainkan bersama teman, membuat Squad, team, dll.

3. Promosi Jelas
Tidak heran lagi game mobile legend ini sedang marak di Media Sosial, coba saja kalian lihat mirip di youtube, facebook, instagram, dan lain sebagainya.

4. Sangat Populer
Game ini sangat terkenal di turnamen – turnamen yang diadakan oleh panitia game MOBA Mobile Legend kenapa tidak game ini sering mengadakan turnamen di aneka macam negara dan para pecinta game pasti akan tahu sebab yakni sering ditayangkan di MEDSOS.

5. Permainan yang adil
Dari aneka macam macam jagoan dan bermacam juga skill yang ada di jagoan tersebut, bermain dengan team dan melakukan seni manajemen untuk mampu menang di permainan ini, satu jagoan mungkin susah melawan 5 jagoan sekaligus maka dari itu kerjasama team lah yang terpenting.

Ok sekian artikel perihal game mobile legend ini, kalau ada kritik dan saran silahkan isi kolom komentar dibawah ini, sekian terimakasih.


ADD: zidanjaya kita mabar sampai tolo


Sumber https://joeyxtei.blogspot.com

12/09/2019

Review Asus Zenfone Max Pro (M1): Smartphone Murah Dengan Kualitas Mahal !!!

Harus diakui selama beberapa tahun terakhir Asus mulai mengalami penurunan popularitas di ranah smartphone Android, khususnya untuk pasar Indonesia. Kehadiran lawan-lawan berat yang punya produk bagus di level menengah maupun bawah menjadi penyebab utamanya.

Namun di tahun 2018 ini, Asus percaya diri sanggup merebut kembali posisinya sebagai salah satu brand smartphone dengan penjualan tertinggi di Tanah Air. Lewat produk terbarunya, ZenFone Max Pro M1 (M1), Mengambil tema “limitless gaming atau game tanpa batas”, Asus membawa Zenfone Max Pro (M1) ke Indonesia. Bermodalkan chipset high-tier terbaru Snapdragon 636, layar lapang FullView 5,99 inci full HD+ aspek rasio 18:9, dan baterai berkapasitas 5.000 mAh yang tahan lama.
Penasaran ibarat apa keunggulan dari ZenFone Max Pro (M1)?:

Desain kokoh berbahan metal


review smartphone indonesia, review smartphone android terbaik, review smartphone 2018 indonesia, review gadget, review hp indonesia, situs review hp, review smartphone 2017 indonesia, review smartphone infinix, review oppo find x indonesia, review asus zenfone max pro m1 indonesia, review asus zenfone max pro m1 6gb, review kamera asus zenfone max pro m1, apakah asus zenfone max pro m1 cepat panas, review asus zenfone max pro m1 tabloid pulsa, kekurangan asus zenfone max pro m1, review asus zenfone max pro m1 ram 6gb, review asus zenfone max m1
Seri ZenFone Max awalnya memang hanya mengedepankan baterai besar sebagai nilai jual utamanya. Namun sejak kehadiran ZenFone 3 Max, Asus terus membenahi seri ini semoga punya daya tarik lain, termasuk di sektor desain.

ZenFone Max Pro tampil kokoh dalam bodi yang mengusung material metal, dengan sudut-sudut yang ergonomis. Desainnya terkesan minimalis tanpa banyak ornamen embel-embel di sekujur bodinya. Hasilnya, ZenFone Max Pro terlihat lebih elegan.

Anda hanya akan disajikan layar yang nyaris mendominasi seluruh bagian depan, serta bagian belakang yang hanya diisi kamera ganda berposisi vertikal dan sensor sidik jari. Bahkan, untuk varian warna Deepsea Black yang saya review logo Asus pun hampir tidak terlihat.

Yang saya suka dari bagian belakang ZenFone Max Pro, kamera ganda yang ditanamkan tidak menonjol keluar alias rata dengan bodi. Jika Anda termasuk orang yang tidak suka menambahkan casing, desain kamera ibarat ini memberi keuntungan alasannya yaitu tidak rawan terbentur saat meletakkan smartphone.



Meski layarnya besar, 6 inci, aspect ratio 18:9 dan bezel yang tipis menciptakan ZenFone Max Pro tetap praktis digenggam. Kurang lebih, setara smartphone 5,5 inci. Memang dimensinya lebih memanjang, tapi itu tidak mengurangi kenyamanan pengoperasiannya dengan satu tangan. Bobotnya sedikit di atas rata-rata, 180 gram, alasannya yaitu imbas baterai besarnya. Namun menurut saya, masih dalam batas wajar.

Satu hal yang menjadi catatan, penggunaan material metal menciptakan smartphone ini terasa agak licin. Untungnya, Asus sudah langsung memberikan solusi yaitu berupa softcase yang tersedia di paket penjualan ZenFone Max Pro.

Layar lega, mantap untuk menikmati berbagai konten



Bagi pengguna yang gemar menikmati konten multimedia secara mobile, layar besar menjadi salah satu syarat wajib saat memilih sebuah smartphone. Untuk mengantisipasi hal ini, Asus membenamkan layar FullView IPS 6 inci 18:9 dengan resolusi Full HD+ (2160 x 1080 pixel).
Kombinasi ukuran besar dan resolusi yang tajam menciptakan layar ZenFone Max Pro sedap dipandang. Tingkat kecerahannya pun cukup baik di kelasnya, dan reproduksi warnanya juga bagus khas panel IPS.

Anda bisa menelusuri website dan media sosial dengan lebih memuaskan, menonton film serta bermain game lebih asyik, dan pastinya, multitasking yang lebih leluasa saat menjalankan dua aplikasi sekaligus.

Intinya, tak ada kekurangan berarti yang menciptakan layar ini harus menerima nilai minus. Semua kegiatan sanggup terfasilitasi dengan baik. Tidak ada notch (poni)? Menurut saya tidak masalah. Notch di Android dikala ini (kebanyakan) hanyalah embel-embel untuk menciptakan tampilan smartphone terkesan lebih modern, mengikuti tren yang dibuat oleh iPhone X.

Audionya? Cukup baik. Lantang dan jernih di pengaturan volume tertinggi. Posisi speaker ada di bawah yang artinya masih berpotensi tertutup jari Anda sendiri dikala bermain game dalam posisi landscape.

Android 8.1 Oreo murni



saya cukup terkejut dikala mengetahui ZenFone Max Pro mengadopsi sistem operasi Android 8.1 Oreo murni. Ya, murni, alias tanpa ZenUI. Menarik melihat keputusan Asus kali ini alasannya yaitu sepanjang sejarahnya, ZenUI selalu digembar-gemborkan sebagai salah satu UI paling intuitif.

Dalam sebuah sesi wawancara dengan awak media di Jakarta, Asus sempat menyebutkan bahwa keputusan memakai Android murni didasari oleh survey yang telah mereka lakukan. Dan nantinya, mereka ingin tahu bagaimana balasan dari user.

Kembali ke ZenFone Max Pro, artinya dengan Android murni, Anda akan disajikan antarmuka bawaan yang polos. Tidak ada fitur dan aplikasi-aplikasi khas Asus yang biasanya ditemukan pada ZenUI. Bahkan untuk kameranya pun, Asus mengandalkan aplikasi Snapdragon Camera. Ya, tidak ada Selfie Master.

Nilai plusnya, dengan Android murni performa ZenFone Max Pro terasa ringan dan amat mulus. Transisi antar halaman dan perpindahan dari satu aplikasi ke aplikasi lain sama sekali tidak ada gangguan.

Meski secara keseluruhan banyak fitur bawaan ZenUI yang tidak tersedia, ternyata Asus masih membenamkan ZenMotion untuk memudahkan kendali dengan gesture. Misalnya, double-tap untuk menghidupkan layar, menggambar C untuk membuka kamera, dan sebagainya.
Soal sistem keamanan, smartphone ini dibekali dengan sensor sidik jari dan face recognition. Dua opsi yang menurut kami sudah lebih dari cukup untuk penggunaan sehari-hari.

Kamera ganda dengan imbas bokeh



Masuk ke sektor kamera, Anda harus memberi perhatian lebih dikala ingin membeli ZenFone Max Pro. Pasalnya, Asus memberikan beberapa varian yang konfigurasi kameranya berbeda-beda. Semuanya sudah kamera ganda, tapi ada yang 13 MP + 5 MP dan ada yang 16 MP + 5 MP. Kamera depannya pun berbeda, yaitu antara 8 MP atau 16 MP.

Versi yang saya review yaitu yang termurah, yaitu dengan kamera belakang ganda 13 MP f/2.2 dan kamera kedua 5 MP, serta kamera selfie 8 MP f/2.2. Kombinasi yang bergotong-royong cukup masuk nalar untuk smartphone seharga 2 jutaan rupiah.

Kamera ini dibekali beberapa fitur pendukung, ibarat Depth Effect untuk menciptakan imbas bokeh, mode HDR, Sports, Flowers, dan pastinya beautify. Bahkan, kamera depannya pun ada Depth Effect sehingga bisa digunakan menciptakan foto selfie bokeh.

Hasil jepretannya? Lumayan di kelasnya. Belum bisa dibilang yang terbaik, tapi cukup di atas rata-rata. Di kondisi cahaya yang memadai, kesudahannya tajam dan reproduksi warnanya natural. Depth Effect-nya pun sanggup menciptakan imbas bokeh yang cukup rapi. Tapi di kondisi temaram, detail akan menurun dan noise mulai bermunculan di sana-sini.

Jika hasil-hasil foto di atas masih kurang, Anda bisa langsung menuju akun Flickr resmi Yangcanggih.com untuk melihat lebih banyak koleksi foto yang kami abadikan memakai kamera ZenFone Max Pro (M1).

Performa gesit, yummy untuk main game



Nah, karenanya masuk ke pembahasan performa. Mengapa kami sangat menantikan poin ini? Alasannya tak lain alasannya yaitu ZenFone Max Pro sudah didukung SoC Qualcomm Snapdragon 636. Ya, ini yaitu chipset kelas mainstream terbaru yang kinerjanya sekitar dua kali lebih kencang dibanding Snapdragon 625.

(catatan: versi yang kami ulas belum ada Gyroscope. Tapi tak perlu khawatir, pada unit yang dijual resmi di pasaran, ada Gyroscope-nya)

Snapdragon 636 memiliki CPU octa-core Kryo 260 yang terdiri dari 4-core performa tinggi dan 4-core ekonomis daya. GPU yang dibenamkan, Adreno 509, juga jauh lebih bertenaga. Dipasangkan dengan RAM 3 GB dan memori internal 32 GB (ada pula varian sampai 6GB/64GB), ZenFone Max Pro menjanjikan pengalaman gaming yang mulus.

Terbukti, dikala saya mencoba memainkan Mobile Legends di pengaturan medium, frame rate terjaga dengan baik tanpa lag yang mengganggu. Game lain yang kami mainkan, PUBG Mobile, juga berjalan lancar di pengaturan medium. Asyiknya lagi, ZenFone Max Pro tidak menghasilkan panas hiperbola selama bermain game.

Untuk sebuah smartphone yang dibanderol mulai dari 2,2 jutaan rupiah, ini jelas merupakan penawaran yang amat menggiurkan bagi Anda yang gemar bermain game mobile. Bahkan, bisa dibilang ZenFone Max Pro (M1) yaitu smartphone dengan Snapdragon 636 paling murah yang ada di Indonesia dikala ini.

Masih penasaran dengan performanya? Yuk, langsung saja simak beberapa hasil pengujian memakai aplikasi benchmark berikut ini:

Baterai tahan lama, salah satu yang terbaik di kelasnya
Bukan ZenFone Max namanya kalau tidak dibekali baterai besar. Untuk ZenFone Max Pro (M1), Asus membenamkan baterai berkapasitas 5000 mAh! Snapdragon 636 yang kencang dan ekonomis daya ditambah baterai 5000 mAh, kesudahannya yaitu Anda bisa main game lebih lama.

Untuk pemakaian sehari-hari dengan gaya normal, ZenFone Max Pro bisa menyala sampai 2 hari. Hasil pengujian memakai aplikasi PCMark juga amat memuaskan, mencapai lebih dari 15 jam.


Namun untuk urusan pengisian daya, ZenFone Max Pro belum dibekali proses charging yang cepat. Dari kondisi di bawah 10 persen, butuh waktu nyaris 3 jam untuk menciptakan baterainya penuh sampai 100 persen.

Paket Penjualan Zenfone Max M1 pro


Harga Asus Zenfone Max Pro dijual mulai dari Rp2,3 juta (RAM 3GB), Rp2,8 juta (RAM 4GB), serta Rp3,3 juta (RAM 6GB). Unit yang saya review merupakan varian termurah yaitu versi RAM 3GB (ZB602KL) dengan paket penjualan sebagai berikut:
  1. Unit Asus Zenfone Max Pro (M1)
  2. Adapter charger 2A
  3. Kabel data microUSB
  4. Silicon case
  5. SIM ejector
  6. Buku panduan dan garansi


Kesimpulan

Seperti yang kami sebutkan di awal artikel, Asus seolah mengadopsi seni administrasi lama mereka yang dulu berhasil menciptakan namanya melejit di Indonesia. Artinya, mereka sudah kembali ke jalur yang tepat. Apa yang dimiliki ZenFone Max Pro melebihi harga jualnya. Bahkan, bisa dibilang harganya termasuk murah untuk spesifikasi ibarat ini.
Keputusan Asus untuk menyebut ZenFone Max Pro (M1) sebagai perangkat yang ditujukan untuk para gamer pun menurut kami sangat pas. Snapdragon 636 memang belum bisa menjalankan beberapa game di setting tertinggi. Tapi setidaknya, di setting low sampai medium tak akan ada masalah.

Kami yakin yang diharapkan seorang gamer mobile bukanlah kemampuan grafis tertinggi, tetapi lebih kepada kenyamanan selama bermain dan daya tahan baterai yang menciptakan mereka tidak harus sering-sering nge-charge. Dan Asus ZenFone Max Pro (M1), memiliki semua itu.
Dibanderol mulai dari Rp2.299.000, Asus ZenFone Max Pro (M1) sangat cocok untuk Anda yang gemar menikmati konten ibarat game atau video, tapi malas membawa power bank selama beraktivitas.


Kelebihan :

1. Performa yang bertenaga

ASUS Zenfone Max Pro M1 dibekali dengan chipset Qualcomm Snapdragon 636 Octa-core berkecepatan 1,8 GHz yang ekonomis dalam mengonsumsi daya baterai, namun memiliki performa yang bisa dibilang bertenaga.

Untuk mengimbangi kemampuan chipset tersebut, Zenfone Max Pro M1 ini memiliki 3 varian yang terdiri dari RAM 3 GB + ROM 32 GB, RAM 4 GB + ROM 64 GB, dan RAM 4 GB + ROM 32 GB. Ketiganya sama-sama sanggup ditambahkan microSD.

Dengan kombinasi ini memungkinkan penggunanya sanggup menjalankan game maupun aplikasi berat sekalipun. Bahkan Zenfone Max Pro M1 varian RAM 3 GB pun bisa menerima skor AnTuTu benchmark yang mencapai 116 ribu poin.

2. Harga murah

Dengan kombinasi hardware tersebut, Zenfone Max Pro M1 dibanderol dengan harga Rp 2.299.000 untuk varian RAM 3 GB + ROM 32 GB, Rp 2.799.000 untuk varian RAM 4 GB + ROM 64 GB, dan Rp 3.299.000 untuk varian RAM 6 GB + ROM 64 GB. Bisa dibilang harga ini lebih murah dibandingkan Xiaomi Redmi Note 5 Pro yang sudah sangat murah.

3. Dua kamera utama yang bisa Bokeh

Berbeda dengan seri Max sebelumnya, kali ini Zenfone Max Pro M1 dibekali dengan dua kamera utama yang sanggup menghasilkan foto bokeh (background blur) dengan cepat dan instan. Untuk varian RAM 6 GB + ROM 64 GB memiliki kamera utama 16 MP + 5 MP. Sementara RAM 3 GB + ROM 32 GB dan RAM 4 GB + ROM 64 GB dibekali dengan kamera utama 13 MP + 5 MP.

4. Kamera selfie beresolusi besar

Untuk memanjakan pencinta selfie, ASUS Zenfone Max Pro M1 telah dibekali kamera depan 16 MP untuk varian RAM 6 GB + ROM 64 GB. Sementara kamera depan 8 MP disematkan pada varian RAM 3 GB + ROM 32 GB dan RAM 4 GB + ROM 64 GB.

5. Baterai 5000 mAh

Dari labelnya yang Max Pro, smartphone yang satu ini dibekali dengan baterai berkapasitas 5000 mAh yang sanggup bertahan lebih dari satu hari dalam pemakaian normal. Bahkan bermain Mobile Legends secara nonstop sanggup bertahan selama 10 jam dan PUBG secara nonstop bisa bertahan selama 7 jam.

6. Android Oreo Murni

Berbeda dengan smartphone ASUS lainnya, Zenfone Max Pro M1 ini benar-benar dibekali dengan sistem operasi Android Oreo murni sehingga performanya lebih cepat dan halus alasannya yaitu tidak ditambahkan majemuk bloatware.

KEKURANGAN

1. Tidak ada NFC

Smartphone ZenFone Max Pro M1 dengan performa yang kencang dan baterai tahan lama membuatnya cocok untuk mereka yang mementingkan produktifitas. Sayangnya, ketidak tersedian NFC di ponsel ini agak mengurangi kemampuannya melihat teknologi NFC kini semakin marak digunakan.

2. Tidak adanya pelindung Corning Gorilla Glass

Zenfone Max Pro M1 memiliki layar penuh 18:9 yang sayangnya tidak dilindungi kaca anti gores Corning Gorilla Glass. Meskipun begitu, ASUS ternyata telah menyematkan kaca pelindung tipis di atas layarnya.

3. Aplikasi kamera standar

Dengan dua kamera belakang 16 MP + 5 MP atau 13 MP + 5 MP dan kamera depan 16 MP atau 8 MP, bisa dibilang aplikasi kamera yang hadir pada Zenfone Max Pro M1 ini minim fitur dan tidak bisa mengoptimalkan kualitas foto sehingga kesudahannya standar.

4. Pengisian daya baterai lama

Walaupun pihak ASUS sudah memberikan bahwa menyematkan fitur fast charging pada Zenfone Max Pro M1, namun alasannya yaitu baterainya berkapasitas besar sampai 5000 mAh maka pengisian daya baterainya bisa dibilang lama sampai 2,5 jam – 3 jam untuk mencapai 100%.

Untungnya smartphone ini tahan digunakan seharian untuk penggunaan aktif sehingga kecil kemungkinan membutuhkan charger untuk kegiatan sehari-hari di Zenfone Max Pro M1.

5. Tidak ada earphone

Meskipun memang harga smartphone ini sudah sangat terjangkau, namun tidak hadirnya earphone dalam paket penjualan akan menyusahkan penggunanya alasannya yaitu harus membeli earphone secara terpisah lagi.

ZenFone Max Pro M1 6GB/ 64GB ZenFone Max Pro M1 4GB/ 64GB ZenFone Max Pro M1 3GB/ 32GB
Ukuran layar 6 inci, 2.160 x 1.080 piksel, aspect ratio 18:9 6 inci, 2.160 x 1.080 piksel, aspect ratio 18:9 6 inci, 2.160 x 1.080 piksel, aspect ratio 18:9
Dimensi fisik 159 x 76 x 8,46mm 159 x 76 x 8,46mm 159 x 76 x 8,46mm
Bobot 180 gram 180 gram 180 gram
Prosesor Snapdragon 636, octa core CPU Kryo 260 1,8 GHz, GPU Adreno 509 Snapdragon 636, octa core CPU Kryo 260 1,8 GHz, GPU Adreno 509 Snapdragon 636, octa core CPU Kryo 260 1,8 GHz, GPU Adreno 509
RAM 6 GB 4 GB 3 GB
Media penyimpanan 64 GB + micro SD sampai 256 GB 64 GB + micro SD sampai 256 GB 32 GB + micro SD sampai 256 GB
Kamera belakang (1) 16 megapiksel, lensa wide f/2.0, PDAF, LED flash 13 megapiksel, lensa wide f/2.0, PDAF, LED flash 13 megapiksel, lensa wide f/2.0, PDAF, LED flash
Kamera belakang (2) wide angle 5 megapiksel (untuk imbas bokeh) wide angle 5 megapiksel (untuk imbas bokeh) wide angle 5 megapiksel (untuk imbas bokeh)
Kamera depan 16 megapiksel, LED flash 8 megapiksel, LED flash 8 megapiksel, LED flash
Kapasitas baterai 5.000 mAh 5.000 mAh 5.000 mAh
Jaringan seluler FDD-LTE, TDD-LTE, WCDMA, GSM FDD-LTE, TDD-LTE, WCDMA, GSM FDD-LTE, TDD-LTE, WCDMA, GSM
Konektor micro-USB, jack audio 3,5mm micro-USB, jack audio 3,5mm micro-USB, jack audio 3,5mm
GPS Ya, dengan pertolongan A-GPS, GLONASS, BDS Ya, dengan pertolongan A-GPS, GLONASS, BDS Ya, dengan pertolongan A-GPS, GLONASS, BDS
Kartu SIM Dual nano-SIM (bisa digunakan sekaligus, tanpa mengorbankan kartu micro SD) Dual nano-SIM (bisa digunakan sekaligus, tanpa mengorbankan kartu micro SD) Dual nano-SIM (bisa digunakan sekaligus, tanpa mengorbankan kartu micro SD)
Konektivitas wireless Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.2, Wi-Fi Direct Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.2, Wi-Fi Direct Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.2, Wi-Fi Direct
Biometrik Pemindai sidik jari, pengenal wajah Pemindai sidik jari, pengenal wajah Pemindai sidik jari, pengenal wajah
Sistem operasi Android Oreo 8.1, polos tanpa tambahan custom UI Android Oreo 8.1, polos tanpa tambahan custom UI Android Oreo 8.1, polos tanpa tambahan custom UI
Pilihan warna Deepsea Black, Meteor Silver Deepsea Black, Meteor Silver Deepsea Black, Meteor Silver
Harga Rp 3.299.000 Rp 2.799.000 Rp 2.299.000 (eksklusif di Lazada Indonesia)

Sumber https://joeyxtei.blogspot.com

Ini Nih Penyebab Sering Kalah Saat Bermain Moba Di Android !!!



Apakah anda sering main Moba android ? mirip : vg,aov,ml dll, kalah terus ??. Berarti anda kurang tampan dan bernasib sama mirip saya :V.jika kalah dalam permainan pasti kepingin menyalahkan diri sendiri,emosi gak karuan,buang hp , dll. Stop itu mendingan perhatikan atau review ulang video pemainan dari profil akun anda,disana anda mampu lihat apa penyebab team anda kalah
menurut saya ada 11 hal yang penyebab main mobile legends kalah terus.
1.Tim banyak tingkah + kurang kompak.


yup main moba itu kadang sulit ,kadang juga ketemu tim manis dan kadang ketemu tim abal-abal ,sudah pemainnya abal-abal banyak pula bac*tnya.
pernahkan anda menemukan pemain yang suka bacot salahkan team,selalu remehkan anggota lain,seolah mereka yang hebat alias pro ?? ,yup kadang ketemu team gitu yang membuat kita malas dan team tidak kompak.
Ini terjadi karna mereka merasa diri mereka seorang yang pro bahkan melampaui top global sekalipu :V, tapi nyatanya skill nob. Bahkan player mirip ini sering meninggalkan player lain dan lebih memilih untuk maju sendir dan hasilnya mati /  tak berguna.
2.anggota tim terlalu solid sampai lupa tower dan bersihkan jalur yang ada minion.

kadang di awal tim sangat kompak,tapi ketika di bantai mereka menjadi emosi jadi lupa dengan tujuan bermain game ini adalah menghancurkan tower.jadi anda wajib curi tower musuh terlebih dahulu di banding ikut gank bunuh musuh.
saya berulang kali kadang melakukan chat ingat tower dan bersihkan jalur.tapi apalah artinya kalau anggota tim sudah terlanjur kesal dengan lawan,niat mereka di awal mencuri tower dan menang menjelma membantai semua musuh gres curi tower,
akhirnya kalau semua anggota mati bukan tidak mungkin dalam sebentar anda mampu kalah,karena tower anda di hancurkan musuh dengan simpel dan cepat.
3.hero tidak ada yang bener
Kejadian ini biasanya terjadi karna tingginya rasa mukil dalam diri player. Dan berakibat patal pada team. Dan parahnya lagi pemain mirip ini memilki sikap no.1 yaitu banyak tingkah . kadang kalau team mau menang mereka sampai lupa diri dan hasilnya kalah.
Saya pernah medapatkan tragedi mirip itu bahkan hamper semua player memilih satria yang mampu ngekill dengan sangat cepat, termasuk saya sih :). 
Tapi saya cuman sesekali saja mirip itu, permainan mirip itu sangat tidak mengenakan karna kita dituntut untuk ngekill banyak kwkwkwk. Dari 1 – 10 pertandingan saya cuman menang 2x :V. mungkin saya nob hheheh.
4.Koneksi internet
Jelas sekali ini selalu menjadi poin utama penyebab utama kekalahan dalam setiap game online. Jangankan dengan koneksi lambat, kadang koneksi lancar saja membuat permainan menjadi sulit
Koneksi internet yang lambat akan membuat permainan menjadi lag alias terputus-putus. Bila ini terjadi tiap kali Hubbers sedang menjaga tower atau pun menyerang musuh, kalau internet sudah lancar kembali siap-siap saja kebobolan atau pun tewas. 
5. Terima telepon mendadak

Internet sudah oke, perangkat yang sudah dipasang Mobile Legends juga sudah oke, eh tiba-tiba ada telpon masuk. Entah dari klien, keluarga, atau pun gebetan. Otomatis permainan pun menjadi tertunda. Karakter yang sedang kamu pakai ditinggal begitu saja. Hal ini pasti akan menjadi penganggu jalannya permainan. Belum lagi kalau orang yang menelpon berbicara sangat lama!
6.Teman Disconnect

Segala persiapan kita sudah oke, tetapi malah para anggota tim yang tidak. Dari yang tadinya lima melawan lima sekarang menjadi empat atau malah tiga melawan lima. Permainan menjadi tidak seimbang. Kadang hal ini sering dialami oleh para pemain Mobile Legends yang sudah sangat serius ingin bermain. Entah kenapa dikala match making malah menerima kawan yang cenderung asal-asalan, cuma satu kata: sial!
7.Ada anggota tim yang Menyerah

Ada beberapa alasan yang menjadikan anggota tim menyerah. Pertama lawannya terlalu kuat berdasarkan mereka, kedua keadaan tower yang hampir hancur total, ketiga ada banyak yang menjauh dari permainan alias AFK. Sebaiknya, tuntaskan permainan sebisa mungkin. Karena masih ada banyak kesempatan untuk menang asal cendekia melihatnya.
8.Salah pilih karakter


Setelah match making, setiap anggota tim akan melakukan pemilihan karakter. Kalau kamu bermain dalam mode ranked match, Mobile Legends sudah mengatakan instruksi khusus bagaimana memilih abjad yang baik sesuai kebutuhan tim. Biasanya terdiri dari kiprah Marksman, Support, Tank, dan Fighter. Nah, kebanyakan dua kiprah mirip support atau pun tank tidak ada yang mau memakai. Alhasil tim pun menjadi kurang proposional dan kalah dalam pertarungan.
9.Salah beli item karakter

Setiap abjad yang ada dalam game ML akan semakin kuat bila menerima item yang benar. Kesalahan mungkin terjadi bila kita terlalu terburu-buru untuk memilih karakter. Biasanya ketika salah membeli item atau pun menggunakan atribut, abjad kita menjadi lemah dan tidak maksimal, baik dikala bertahan maupun menyerang. Karakter pun menjadi tidak siap berhadapan dengan musuh dan selalu tewas dalam setiap pertarungan.
10.Perangkat untuk bermain kurang oke

Meskipun Mobile Legends adalah game Moba paling ringan yang mampu dimainkan oleh perangkat-perangkat jadul, tetapi tetap saja sebaiknya ketika memainkan game ini, haruslah perangkat android atau pun iOS terbaru. Pasalnya, semakin baik perangkat yang digunakan, grafis serta berita lag akan berkurang pula sehingga kemenangan lebih simpel diraih oleh kamu dan tim. 
11. Tidak Bergerak Saat Menyerang dan diserang

Beberapa pemain masih berdiam diri dikala menyerang musuh. Maksudnya, satria melakukan serangan, tapi tidak menghindar dikala diserang balik dan tidak mengejar dikala musuh melarikan diri. Hal ini tentu saja tidak akan membuat kamu menang. Salah-salah, kamu justru habis dibantai satria musuh. Oleh alasannya itu, cobalah untuk lebih aktif ketika menyerang. Bergerak mundur kalau diserang balik dan bergerak maju ketika musuh melarikan diri.

12.Masuk Area Tower Musuh Sendirian

Ini adalah kebiasaan buruk selanjutnya yang masih sering dilakukan. Pemain terkadang gelap mata dan terlalu ambisius menjadi penghancur tower sampai nekat masuk ke area tower musuh sendirian. Awas, kamu akan menerima serangan balik yang berkali-kali lebih kuat dari tower tersebut. Jika tidak segera keluar dari bundar tower, mampu dipastikan satria milikmu akan segera mati.
Ketika ingin menyerang tower, pastikan para minion ikut masuk ke area tower bersamamu. Karena para Minion akan menjadi tameng. Ketika kamu menyerang, Tower akan menyerang minion sehingga kamu mampu segera menghancurkan tower tanpa terkena serangan balik.
penutup kalah menang itu hal biasa,nama juga bermain sebagai team,jika sedang bernasib buruk ketemu anggota team banyak bacot tapi noob,sehebat apapun anda bermain akan tetap kalah,karena ini game moba 5 vs 5 kalau cuma 1 vs 5 itu sudah pasti kalah,apalagi di keroyok terus sama lawan.

anda ingin mabar ? add zidanjaya 

kita mabar sampai tolo

Sumber https://joeyxtei.blogspot.com